Cara Membedakan Cupang Jantan dan Betina

Sepasang cupang Betta splendens putih opaque: jantan bersirip panjang lebar di bawah, betina bersirip pendek di atas
Foto: Eleverse / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Cupang jantan umumnya bersirip lebih panjang, berwarna lebih cerah, punya "jenggot" di bawah insang yang lebih lebar, dan rajin membuat sarang busa. Betina bersirip pendek, tubuh lebih gemuk, dan punya bintik putih kecil (ovipositor) di antara sirip perut dan sirip anal. Ciri ini baru jelas sekitar umur 3–4 bulan.

Membedakan kelamin cupang (Betta splendens) itu penting sebelum membeli. Salah tebak bisa berarti dua jantan disatukan lalu saling robek sirip, atau rencana memijahkan sepasang cupang gagal karena ternyata keduanya betina. Kalau kamu baru mulai memelihara, panduan cara merawat ikan cupang untuk pemula membahas wadah, air, dan pakannya; artikel ini fokus pada satu hal: jantan atau betina.

Kabar baiknya, pada cupang dewasa perbedaannya cukup mencolok. Kabar buruknya, pada anakan dan pada tipe sirip pendek seperti plakat, tebakan paling berpengalaman pun bisa meleset. Jadi jangan bergantung pada satu ciri saja.

Ringkasnya, Apa Beda Jantan dan Betina?

Sebuah tinjauan genetik tentang penentuan kelamin cupang di jurnal Cells merangkumnya begini: jantan punya sirip perut dan sirip ekor panjang dengan warna tubuh cerah dan seragam, sedangkan betina bersirip lebih pendek dengan tubuh lebih kusam dan bercorak. Itu gambaran umum untuk cupang hasil ternak.

Tapi ingat, cupang sudah dibiakkan selektif selama puluhan tahun untuk warna dan sirip. Sekarang banyak betina yang warnanya secerah jantan, dan ada jantan plakat yang siripnya pendek. Karena itu, penilaian terbaik selalu gabungan beberapa ciri.

Tabel Perbandingan Cupang Jantan dan Betina

Ciri Jantan Betina
Sirip Panjang dan menjuntai (kecuali plakat); sirip perut panjang Pendek dan membulat; sirip perut pendek
Warna Umumnya lebih cerah dan pekat Umumnya lebih pucat, sering bercorak
Bentuk tubuh Lebih ramping dan memanjang Lebih pendek, perut lebih bulat
Bintik telur (ovipositor) Tidak ada Bintik putih kecil di antara sirip perut dan sirip anal
"Jenggot" di bawah insang Lebar dan gelap, terlihat jelas saat mengembang Ada, tapi jauh lebih kecil
Sarang busa Membuat dan menjaganya Umumnya tidak
Agresivitas Sangat tinggi terhadap sesama jantan Lebih rendah, tapi tetap bisa berkelahi

Ciri Fisik yang Paling Bisa Diandalkan

Bentuk dan panjang sirip. Pada tipe halfmoon, crowntail, atau veiltail, jantan punya sirip punggung, sirip anal, dan sirip ekor yang panjang menjuntai. Betina dari galur yang sama siripnya jauh lebih pendek. Ini ciri tercepat, tapi tidak berlaku untuk plakat.

Cupang betina Betta splendens kuning dengan bintik putih ovipositor dilingkari di antara sirip perut dan sirip anal
Foto: Yo Lopera / Wikimedia Commons, domain publik

Bintik telur atau ovipositor. Ini ciri paling khas betina. Lihat bagian bawah perut dari samping: di antara sirip perut (sepasang sirip tipis di bawah dada) dan pangkal sirip anal, betina dewasa punya titik putih kecil. Itulah saluran tempat telur keluar saat memijah. Titiknya kecil, jadi perlu cahaya cukup dan kesabaran.

Jenggot. Di bawah tutup insang ada selaput yang sering disebut jenggot. Kedua kelamin memilikinya, tapi pada jantan selaput ini lebih lebar dan tampak jelas saat ia mengembangkan insang. Pada betina, jenggotnya biasanya hanya berupa garis tipis.

Bentuk tubuh. Betina cenderung lebih pendek dan gempal, apalagi saat membawa telur. Jantan lebih memanjang. Ciri ini membantu, tapi mudah tertukar dengan ikan yang sekadar kekenyangan.

Perilaku yang Membedakan

Jantan hampir selalu langsung melebarkan sirip dan tutup insang begitu melihat jantan lain, bahkan pantulan dirinya di cermin. Lembar panduan budidaya cupang dari University of Florida (UF/IFAS) juga mencatat bahwa jantanlah yang membangun sarang busa di permukaan air dan menjaga telur di dalamnya.

Betina lebih tenang, tapi jangan salah sangka. Penelitian pada cupang galur aduan menemukan betinanya lebih agresif daripada betina galur liar, meski tetap kalah agresif dibanding jantan. Jadi menyatukan beberapa betina di wadah sempit tetap berisiko saling serang.

Betina yang siap kawin sering menampakkan garis-garis vertikal (breeding bars) di tubuhnya dan ovipositornya tampak lebih menonjol. Ini pengamatan umum para peternak, berguna sebagai petunjuk tambahan.

Cara Membedakan di Lapangan

Saat memilih di toko atau di lapak pedagang, coba urutan ini:

  1. Lihat siripnya dulu. Sirip panjang menjuntai hampir pasti jantan. Sirip pendek belum tentu betina.
  2. Cari bintik putih di bawah perut. Pegang wadah sejajar mata, dengan cahaya dari samping.
  3. Dekatkan wadah lain atau cermin sebentar. Jantan biasanya langsung mengembang lebar dan jenggotnya terlihat jelas. Cukup beberapa detik agar ikan tidak stres.
  4. Perhatikan sirip perutnya. Pada plakat, jantan biasanya bersirip perut lebih panjang dan lancip dibanding betina.
  5. Tanyakan ke penjual. Peternak yang memisahkan anakan per botol biasanya sudah menyortirnya.

Kenapa Anakan dan Plakat Susah Ditebak?

Menurut UF/IFAS, anakan cupang dibesarkan bersama sampai umur sekitar 3–4 bulan. Baru di usia itu jantan bisa dibedakan dari betina dan harus dipisah ke wadah masing-masing supaya tidak saling melukai. Sebelum itu, sirip dan warna jantan belum berkembang dan bintik telur betina belum tampak.

Plakat punya masalah sendiri: jantan dan betinanya sama-sama bersirip pendek. Di sini bintik telur, lebar jenggot, dan panjang sirip perut jadi penentu. Kalau masih ragu, pelihara dulu terpisah beberapa minggu sampai ciri lebih jelas.

Ada juga kasus langka. Literatur ilmiah mencatat pembalikan kelamin pada cupang, terutama dalam percobaan laboratorium, misalnya betina yang diberi hormon testosteron atau diangkat indung telurnya lalu tumbuh ciri jantan. Cara kelamin cupang ditentukan secara genetik pun ternyata cukup rumit dan masih diteliti. Fenomena ikan berganti kelamin juga terjadi di alam, seperti yang dibahas dalam ikan berubah betina di Kali Surabaya. Untuk pembeli biasa, kasus seperti ini sangat jarang dan tidak perlu dikhawatirkan.

Pertanyaan yang Sering Muncul

Mulai umur berapa kelamin cupang bisa dibedakan?
Umumnya sekitar umur 3–4 bulan, saat sirip jantan mulai memanjang dan bintik telur betina mulai terlihat. Sebelum itu, tebakan sering meleset.

Apakah cupang betina juga punya jenggot?
Punya, tapi jauh lebih kecil. Jenggot jantan lebih lebar dan tampak jelas saat ia mengembangkan tutup insang.

Di mana letak bintik telur cupang betina?
Di bagian bawah perut, di antara sirip perut dan pangkal sirip anal. Bentuknya titik putih kecil yang lebih mudah dilihat dari samping dengan cahaya cukup.

Apakah cupang betina bisa membuat sarang busa?
Sarang busa adalah perilaku khas jantan. Kalau kamu melihat sarang busa, kemungkinan besar pembuatnya jantan.

Bolehkah jantan dan betina disatukan dalam satu wadah?
Tidak untuk jangka panjang. Jantan bisa mengejar dan melukai betina di luar masa kawin. Satukan hanya saat memijah dengan pengawasan, lalu pisahkan lagi.

Penutup

Cara paling aman membedakan cupang jantan dan betina adalah menggabungkan beberapa ciri: sirip, bintik telur, jenggot, bentuk tubuh, dan perilaku. Pada cupang dewasa bersirip panjang, perbedaannya jelas. Pada anakan dan plakat, beri waktu sampai ciri berkembang. Kalau kamu tertarik pada cupang koleksi, lihat juga daftar ikan cupang termahal di Indonesia, atau bandingkan dengan ikan hias pemula lain di jenis ikan air tawar paling populer.

Sumber: Evolution, Culture, and Care for Betta splendens (University of Florida IFAS, FA212); Panthum dkk. (2022), Cells 11(11):1764; Ramos & Gonçalves (2019), Frontiers in Zoology; Lowe (1975), Journal of Experimental Zoology.

Link will be apear in 3 seconds.

Allell Menulis panduan praktis di Sumber Tips (TV satelit, receiver parabola, set top box), Kepo Indonesia, dan Mataikan. Artikel ditulis dari pengalaman memakai perangkatnya langsung, dengan ketentuan yang dicek ke sumber resmi. Tentang saya: https://www.sumbertips.com/p/about.html

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel