Kalkulator Volume Akuarium

Volume akuarium dalam liter dihitung dari panjang × lebar × tinggi (cm) dibagi 1.000. Kalkulator di bawah juga menghitung volume air sebenarnya, perkiraan air bersih setelah pasir dan dekorasi masuk, berat air yang harus ditahan meja, dan berapa liter yang perlu diganti tiap minggu.

Kalkulator Volume Akuarium

Volume kotor (kaca penuh sampai bibir)
Volume air ()
Perkiraan volume bersih setelah substrat dan dekorasi
Berat air saja
Ganti air mingguan (20–30%)

Volume bersih hanya perkiraan: kami anggap pasir, batu, kayu, dan dekorasi mengambil 10–20% ruang air. Angka sebenarnya tergantung setebal apa substratmu dan sebanyak apa hardscape di dalamnya.

Cara Menghitung Volume Akuarium Secara Manual

Rumusnya sederhana: panjang × lebar × tinggi (dalam cm) ÷ 1.000 = volume dalam liter. Pembagian 1.000 muncul karena 1 liter sama dengan 1.000 cm³.

Contoh untuk akuarium ukuran 60 × 30 × 35 cm:

  • Volume kotor: 60 × 30 × 35 = 63.000 cm³, dibagi 1.000 = 63 liter. Ini angka yang biasa tertulis di label toko.
  • Volume air: air jarang diisi sampai bibir kaca. Kalau tinggi air 32 cm, hitungannya 60 × 30 × 32 ÷ 1.000 = 57,6 liter.
  • Perkiraan volume bersih: setelah pasir dan dekorasi masuk, sisa air kira-kira 80–90% dari 57,6 liter, yaitu sekitar 46–52 liter. Angka inilah yang lebih masuk akal dipakai untuk menakar obat atau pengkondisi air.
  • Berat air: 1 liter air kira-kira 1 kg, jadi airnya saja sekitar 58 kg, belum termasuk kaca dan substrat.
  • Ganti air mingguan 20–30%: sekitar 11,5–17,3 liter per minggu.

Soal Patokan "1 cm Ikan per Liter"

Patokan ini sering beredar, tapi anggap saja sebagai patokan kasar untuk ikan kecil yang ramping seperti neon tetra atau guppy. Untuk ikan besar dan gemuk patokan ini menyesatkan: ikan 30 cm tidak cukup dipelihara di 30 liter, karena bobot, jumlah kotoran, dan kebutuhan ruang geraknya naik jauh lebih cepat daripada panjangnya. Kapasitas filter, kebiasaan ganti air, dan ukuran dewasa ikan lebih menentukan daripada rumus satu angka.

Bacaan Terkait