Cara Memancing Ikan menggunakan Bow Fishing

Pemancing membidik ikan di kolam dengan busur panah dari tepi air

Bow fishing adalah cara menangkap ikan dengan memanah, bukan dengan kail. Anak panahnya diikat tali dan ditarik kembali lewat reel yang dipasang di busur. Karena cahaya membias di permukaan air, ikan terlihat lebih dangkal daripada posisi aslinya, jadi bidikan harus diarahkan di bawah ikan, sekitar 15 sentimeter untuk jarak dekat.

Kalau kamu pernah melihat video orang berdiri di haluan perahu lalu melepaskan anak panah ke air keruh, itulah bow fishing. Di Amerika Utara kegiatan ini punya musim, izin, dan daftar ikan yang boleh dipanah. Di Indonesia namanya jarang terdengar, dan status hukumnya sering disalahpahami.

Artikel ini membahas alat yang dipakai, kenapa bidikannya harus meleset ke bawah dengan sengaja, ikan apa saja yang jadi sasaran di luar negeri, dan apa yang sebenarnya diatur di Indonesia.

Apa Itu Bow Fishing

Badan konservasi Missouri menggambarkan bow fishing sebagai perburuan ikan dengan busur dan anak panah yang lebih mirip berburu hewan kecil daripada memancing. Ikannya dicari dengan mata, bukan dengan umpan.

Perbedaannya mendasar. Memancing menunggu ikan datang ke kail; bow fishing mengharuskan kamu melihat ikannya lebih dulu, lalu menembak. Karena itu airnya harus jernih atau dangkal, dan pemanah biasanya bergerak pelan menyusuri tepian.

Satu konsekuensi yang jarang dibahas: ikan yang tertembus panah hampir selalu mati. Lembaga yang sama menegaskan bahwa melepaskan kembali ikan hasil panahan bukan praktik yang etis. Jadi kamu hanya memanah ikan yang memang akan kamu ambil.

Busur panah ikan rakitan sederhana dipegang untuk diperlihatkan

Alat yang Dipakai

Busurnya tidak harus khusus. Texas Parks and Wildlife mencantumkan longbow, recurve, compound, dan crossbow sebagai alat yang sah untuk memanah ikan. Yang membedakan justru anak panah dan tali.

Soal berat tarikan, panduan Bass Pro menyebut 40 sampai 50 pon biasanya sudah cukup. Jaraknya dekat, dan tarikan yang lebih berat hanya membuat lengan cepat lelah karena tembakannya banyak dan berulang.

Anak panahnya padat, terbuat dari fiberglass, dan tidak berbulu. Materi pelatihan berburu Nebraska menjelaskan bahwa panah bow fishing memakai ujung khusus dan slide tempat tali diikat. Ujungnya berduri atau berkait supaya ikan tidak lepas setelah tertembus.

Reel-nya dipasang di badan busur. Bentuknya bisa drum sederhana yang digulung tangan, bisa juga reel tertutup seperti spincast. Fungsinya satu: melepas tali secepat panahnya melaju, lalu menarik ikannya kembali.

Kenapa Bidikan Harus di Bawah Ikan

Ini bagian yang paling sering membuat pemula gagal. Cahaya berbelok saat masuk ke air, sehingga ikan terlihat berada di tempat yang bukan posisi sebenarnya. Yang kamu lihat adalah bayangan optis yang letaknya lebih tinggi dan lebih dekat daripada ikan aslinya.

Karena itu membidik tepat ke badan ikan hampir pasti meleset ke atas. Panduan Bass Pro memberi patokan praktis: bidik sekitar enam inci, kira-kira 15 sentimeter, di bawah ikan, atau ke bagian perut kalau ikannya besar.

Patokan itu bukan angka mati. Makin jauh dan makin dalam posisi ikan, makin besar simpangannya, jadi bidikannya harus makin rendah. Satu-satunya cara menyetelnya adalah latihan pada sasaran yang benar-benar ditenggelamkan.

Ikan yang Jadi Sasaran di Luar Negeri

Bow fishing di Amerika Serikat tidak diarahkan ke ikan permainan seperti bass atau trout. Sasarannya kelompok yang disebut rough fish atau nongame fish. Texas menyebut secara eksplisit gar, buffalo, mullet, dan sheepshead.

Missouri memasukkan daftar yang lebih panjang: karper, carpsucker, sucker, buffalo, drum, gar, dan jenis lain yang tidak masuk kategori ikan permainan atau daftar terancam punah. Karper yang berstatus invasif termasuk yang paling banyak diburu.

Ikan besar tetap dibatasi. Alligator gar, ikan purba yang bisa tumbuh sangat besar, dibatasi satu ekor per hari di Texas, dan pada sebagian Danau Texoma dilarang diambil selama musim pemijahan di bulan Mei.

Pola ini mirip dengan cara sebuah negara menangani ikan yang dianggap merugikan perairannya. Di Jakarta, pemerintah daerah justru mendorong penangkapan ikan sapu-sapu dengan alasan yang sama.

Status Hukumnya di Indonesia

Di sini perlu jujur: tidak ada peraturan Indonesia yang secara khusus mengatur bow fishing sebagai olahraga atau rekreasi. Tidak ada izin khusus, tidak ada musim, dan tidak ada daftar ikan yang boleh dipanah seperti di Amerika.

Yang ada adalah pengaturan panah sebagai alat tangkap nelayan. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 36 Tahun 2023 mencantumkan panah sebagai alat penangkapan ikan yang diperbolehkan, masuk kelompok API lainnya dengan kode 10.2.2, bersama tombak, ladung, pukat dorong, dan seser.

Aturan itu juga menyebut cara pakainya: panah dioperasikan dengan menembakkan busur ke target tangkapan di perairan berkarang, memakai kapal tanpa motor atau kapal motor berukuran maksimal 5 gross tonnage. Wilayahnya tidak cuma laut. Selain jalur penangkapan ikan terdekat dengan pantai, aturan yang sama menyebut sungai, danau, rawa, waduk, dan genangan air lainnya. Tapi kerangkanya tetap alat tangkap nelayan: yang diatur adalah panah sebagai alat produksi perikanan, bukan izin rekreasi.

Dua hal tetap mengikat siapa pun. Pertama, jenis ikan yang dilindungi tidak boleh ditangkap dengan alat apa pun; Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 1 Tahun 2021 menetapkan 19 jenis berstatus perlindungan penuh, mulai dari pari sungai tutul dan arwana kalimantan sampai ikan raja laut, termasuk empat jenis belida. Daftar lengkapnya kami bahas di artikel ikan yang dilindungi di Indonesia.

Kedua, kawasan konservasi perairan punya zonasi sendiri, dan pemerintah daerah bisa menerbitkan aturan tambahan. Karena tidak ada aturan nasional yang spesifik, tanyakan ke dinas perikanan setempat sebelum mencoba. Jangan menganggap ketiadaan larangan sebagai izin.

Risiko dan Etika yang Perlu Dipikirkan

Tali yang terikat ke anak panah adalah sumber bahaya utama. Kalau ia tersangkut di busur atau di tangan saat dilepaskan, panahnya bisa terpental balik ke pemanah. Itulah alasan reel dan slide dirancang supaya tali terlepas otomatis.

Risiko kedua sifatnya ekologis. Karena ikannya tidak bisa dilepas hidup, kesalahan identifikasi berarti ikan mati sia-sia. Di perairan Indonesia yang jenis ikannya sangat beragam, salah kenal jauh lebih gampang terjadi daripada di sungai berisi karper.

Bandingkan dengan memancing biasa yang memberi ruang untuk melepas tangkapan, misalnya pada cara memancing salmon di Alaska atau di pondok pemancingan Alaska. Pada bow fishing, keputusan diambil sebelum panah lepas, bukan sesudahnya.

Pertanyaan yang Sering Muncul

Apakah bow fishing legal di Indonesia?
Tidak ada peraturan yang menyebut bow fishing sebagai olahraga, baik melarang maupun mengizinkan. Panah diakui sebagai alat penangkapan ikan untuk nelayan dalam Permen KP Nomor 36 Tahun 2023. Aturan ikan dilindungi dan zonasi kawasan konservasi tetap berlaku, jadi tanyakan dulu ke dinas perikanan setempat.

Kenapa panahku selalu lewat di atas ikan?
Karena cahaya membias di permukaan air dan membuat ikan terlihat lebih dangkal daripada posisi sebenarnya. Bidik di bawah ikan, sekitar 15 sentimeter untuk jarak dekat, dan lebih rendah lagi kalau ikannya jauh atau dalam.

Ikan hasil panahan bisa dilepas lagi?
Praktis tidak. Anak panah berduri menembus tubuh ikan, dan Missouri Department of Conservation menyatakan melepaskan kembali ikan hasil panahan bukan praktik yang etis. Panah hanya ikan yang memang akan kamu ambil.

Berapa berat tarikan busur yang dibutuhkan?
Panduan Bass Pro menyebut 40 sampai 50 pon umumnya cukup, karena jarak tembaknya dekat. Tarikan lebih berat tidak menambah hasil dan justru membuat lengan cepat lelah.

Link will be apear in 3 seconds.

Mataikan Segala Informasi Perikanan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel