Berapa Banyak Ikan dalam Akuarium dan Cara Mengukurnya

Akuarium kecil berpasir hitam berisi sebatang kayu apung, dua rumpun anubias, dan seekor ikan kecil yang berenang sendirian, di bawah pita biru bertuliskan Berapa Banyak Ikan
Foto: Tdwittt / Wikimedia Commons, CC0, diberi teks judul oleh Mataikan

Ringkasan cepat

  • Tidak ada satu angka baku, karena yang membatasi bukan isi wadahnya melainkan kesanggupan sistem mengolah limbahnya.
  • Beban yang harus diolah naik dari dua sisi sekaligus, yaitu penghuni yang bertambah dan pakan yang menyertainya.
  • Jawaban yang bisa diandalkan datang dari alat uji, bukan dari rumus yang dihafal di luar kepala.

Jawaban langsung: Tidak ada angka tunggal berapa ekor ikan per liter. Menurut University of Florida IFAS, masalah amonia dan nitrit pada sistem tertutup muncul dari ketidakseimbangan antara kapasitas filter biologis dengan beban ikan dan laju pemberian pakan. Jadi batasnya ditentukan tiga hal yang bergerak bersama, dan diperiksa lewat uji air. Artikel ini membahas cara menilainya.

Pertanyaan ini hampir selalu muncul dengan harapan ada rumusnya: sekian ekor per sekian liter, selesai. Rumus semacam itu memang beredar, tetapi tidak ada di publikasi perikanan mana pun yang dirujuk situs ini.

Bukan karena pertanyaannya salah, melainkan karena jawabannya memang bukan satu angka. Kalau kamu perlu menghitung isi wadahnya lebih dulu, kalkulator volume akuarium sudah tersedia; halaman ini membahas apa yang harus dilakukan dengan angka itu.

Kenapa Tidak Ada Angka Pasti per Liter?

Karena volume air hanya satu dari beberapa hal yang menentukan. Dua akuarium yang sama besarnya bisa sangat berbeda daya tampungnya, tergantung filternya, aerasinya, dan seberapa banyak pakan yang masuk setiap hari.

Publikasi IFAS tentang sistem resirkulasi menyebut pertimbangan terpentingnya ada empat: sumber air, beban ikan, laju pemberian pakan, dan kapasitas filter biologis. Volume tidak disebut sebagai penentu tunggal, dan rumus per liter tidak disebut sama sekali.

Jadi ikan yang sama jumlahnya bisa aman di satu akuarium dan mencelakakan di akuarium lain yang isinya sama banyak.

Apa yang Sebenarnya Membatasi Jumlah Ikan?

IFAS menyatakannya dengan jelas: masalah mutu air yang paling umum di sistem resirkulasi adalah kadar amonia atau nitrit yang beracun, dan itu disebabkan oleh ketidakseimbangan antara kapasitas filter biologis dengan beban ikan serta laju pemberian pakan.

Perhatikan ada tiga besaran di kalimat itu, bukan satu. Menambah ikan menaikkan dua di antaranya sekaligus, karena ikan yang lebih banyak juga berarti pakan yang lebih banyak. Kapasitas filternya sendiri tidak ikut naik hanya karena ikannya bertambah.

IFAS menambahkan bahwa masalah ini sering terjadi saat sistem baru dinyalakan, tetapi bisa muncul kapan saja. Pada filter yang sudah mapan sekalipun, kadar amonia dan nitrit yang beracun bisa muncul akibat pemberian pakan berlebih, kepadatan berlebih, atau pembuangan limbah yang tidak efisien.

Yang bertambah Akibatnya pada sistem
Jumlah ikanBeban limbah naik, kebutuhan oksigen naik
Takaran pakan harianAmonia yang dihasilkan bertambah
Sisa pakan dan kotoran yang mengendapProtein terurai jadi amonia, bakteri bertambah banyak
Kapasitas filterSatu-satunya yang menambah daya tampung
Aerasi dan aliran airMenahan oksigen terlarut supaya tidak jatuh

Bagaimana Tahu Akuarium Sudah Kelebihan Isi?

Di sinilah pertanyaannya berubah dari menebak jadi mengukur. Amonia yang terbaca di alat uji adalah bukti bahwa beban sudah melampaui kesanggupan sistem, apa pun jumlah ikannya.

IFAS memberi dua angka. Kerusakan jaringan ikan bisa terjadi kapan pun amonia tak terionisasi melebihi 0,05 miligram per liter, dan pada 2,0 miligram per liter ikan yang peka biasanya mati.

Yang perlu diingat, porsi amonia yang beracun itu ditentukan pH dan suhu, sehingga alat uji amonia yang baik menurut IFAS memuat uji amonia total, uji pH, dan termometer sekaligus. Penjelasannya ada di artikel tentang pH air akuarium.

Sekelompok guppy berwarna kuning keemasan berenang di antara kayu apung dan tanaman air di dalam akuarium
Foto: Chris.sherlock / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Kenapa Oksigen Ikut Jadi Batas?

Amonia bukan satu-satunya yang membatasi. Oksigen terlarut yang rendah bisa muncul saat sistem berjalan karena banyak sebab, dan IFAS menyebut daftarnya: kepadatan tebar yang tinggi, aliran air yang kurang, aerasi yang kurang, beban bahan organik yang tinggi sehingga bakteri berkembang banyak, serta laju pemberian pakan yang tinggi.

Hampir semua yang disebut di situ adalah akibat langsung dari menambah ikan. Jadi kepadatan menekan dari dua arah sekaligus: menambah limbah yang harus diolah, dan menambah oksigen yang harus tersedia.

Apa Hubungannya dengan Pakan?

Pakan bukan faktor terpisah, melainkan bagian dari bebannya. IFAS menyatakan makin banyak pakan yang diberikan, makin banyak amonia yang dihasilkan ikan.

Ini berarti dua akuarium dengan jumlah ikan yang sama bisa punya beban yang berbeda jauh, semata-mata karena kebiasaan memberi makan pemiliknya. Takaran dan frekuensi yang wajar dibahas di artikel tentang pemberian pakan.

Ada sisi baiknya. Kalau akuarium terasa mendekati batas tetapi ikannya tidak mungkin dikurangi, mengurangi pakan adalah tuas yang paling cepat bisa ditarik.

Kenapa Kepadatan Berlebih Bikin Ikan Gampang Sakit?

Selain lewat mutu air, kepadatan juga menekan ikannya secara langsung. Publikasi IFAS tentang pengelolaan kesehatan ikan menyebut kepadatan yang berlebihan sebagai salah satu contoh keadaan yang menekan ikan, bersama mutu air yang buruk dan nutrisi yang tidak mencukupi.

Soal biosekuriti, IFAS juga mencatat perhatiannya lebih besar pada sistem tertutup yang kepadatan tebarnya tinggi. Alasannya masuk akal: penyakit yang masuk ke wadah padat menyebar lebih cepat dan menemui penghuni yang sudah lebih lemah. Pola lengkapnya dibahas di artikel tentang stres pada ikan.

Bagaimana Menambah Ikan dengan Aman?

  1. Pastikan filternya sudah matang sebelum menambah penghuni, bukan sesudahnya.
  2. Tambahkan sedikit demi sedikit, bukan sekaligus, supaya filter punya waktu menyesuaikan.
  3. Uji amonia dan nitrit beberapa hari sesudah penambahan. Angka yang terbaca adalah jawabannya.
  4. Kalau amonia muncul, hentikan penambahan dan kurangi pakan lebih dulu.
  5. Perhatikan juga tanda kekurangan oksigen, misalnya ikan yang menggantung di permukaan.
  6. Ingat ikan akan membesar. Beban yang pas hari ini belum tentu pas enam bulan lagi.

Proses pematangan filter dan berapa lama waktunya dibahas di artikel tentang akuarium baru.

Pertanyaan yang Sering Muncul

Berapa ekor ikan untuk akuarium 60 sentimeter?
Tidak bisa dijawab dari ukurannya saja. Yang menentukan adalah kapasitas filter, laju pemberian pakan, dan jenis ikannya, sesuai pertimbangan yang disebut IFAS.

Apakah rumus satu sentimeter ikan per liter benar?
Rumus semacam itu tidak ditemukan di publikasi perikanan yang dirujuk halaman ini. Yang disebut di sana adalah keseimbangan antara kapasitas filter dengan beban ikan dan pakan.

Apakah filter yang lebih besar berarti boleh menambah ikan?
Kapasitas filter memang salah satu dari tiga besaran yang disebut IFAS. Tetapi oksigen terlarut dan ruang gerak tetap jadi batas tersendiri, jadi menaikkan filter saja tidak menghapus batasnya.

Bagaimana kalau ikan terlihat sehat walau akuariumnya padat?
Terlihat sehat bukan bukti bebannya aman. IFAS menyebut kepadatan berlebih sebagai keadaan yang menekan, dan amonia yang terbaca di alat uji lebih bisa dipercaya daripada penampilan.

Apa yang paling cepat bisa dilakukan kalau sudah terlanjur padat?
Mengurangi pakan, menambah aerasi, dan menghentikan penambahan ikan. Mengurangi jumlah penghuni tetap jalan yang paling langsung.

Penutup

Pertanyaan berapa banyak ikan terasa seperti soal hitungan, padahal sebenarnya soal keseimbangan. Yang perlu diketahui bukan rumusnya, melainkan ke arah mana bebannya bergerak setiap kali kamu menambah seekor lagi.

Alat uji amonia jauh lebih berguna daripada rumus mana pun, karena dia menjawab pertanyaannya untuk akuariummu sendiri, bukan untuk akuarium rata-rata. Informasi di halaman ini bersifat umum, bukan pengganti pemeriksaan oleh dokter hewan, sesuai halaman disclaimer.

Sumber: Fish Health Management Considerations in Recirculating Aquaculture Systems (University of Florida IFAS, Cir 120/FA099, Roy P. E. Yanong) untuk empat pertimbangan utama mutu air, ketidakseimbangan antara kapasitas filter biologis dengan beban ikan dan laju pakan, pemberian pakan berlebih serta kepadatan pada filter yang sudah mapan, daftar penyebab oksigen terlarut rendah, dan perhatian biosekuriti pada sistem berkepadatan tinggi; Ammonia in Aquatic Systems (FA16/FA031) untuk kaitan jumlah pakan dengan amonia, batas 0,05 serta 2,0 miligram per liter, dan isi alat uji amonia yang baik; Introduction to Fish Health Management (CIR921/FA004) untuk kepadatan berlebih sebagai keadaan yang menekan ikan. Publikasi FA099 membahas sistem resirkulasi budi daya, bukan akuarium hias; prinsip keseimbangannya dipakai di sini apa adanya, dan tidak ada angka kepadatan per liter yang disebut di dalamnya.

Link will be apear in 3 seconds.

Allell Menulis panduan praktis di Sumber Tips (TV satelit, receiver parabola, set top box), Kepo Indonesia, dan Mataikan. Artikel ditulis dari pengalaman memakai perangkatnya langsung, dengan ketentuan yang dicek ke sumber resmi. Tentang saya: https://www.sumbertips.com/p/about.html

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel