Ikan Lele: Jenis, Fakta Unik, dan Cara Memilih yang Segar

Kepala ikan lele dumbo berwarna cokelat zaitun belang gelap dilihat dari atas di dalam baskom putih, dengan sungut panjang dan sirip dada kemerahan
Foto: W.A. Djatmiko (Wie146) / Wikimedia Commons, CC BY-SA 3.0

Mataikan.com – Ikan lele yang kamu beli di pasar atau makan di warung pecel lele kemungkinan besar bukan lele asli Indonesia. Yang mengisi kolam budidaya sekarang adalah lele dumbo dan turunannya — Sangkuriang, Mutiara, dan beberapa nama lain — yang semuanya berakar dari lele Afrika. Lele kampung yang dulu biasa ditangkap di sawah justru makin jarang.

Berikut jenis-jenisnya, fakta uniknya, mitos soal pakannya, dan cara memilih yang segar.

Jenis Lele yang Ada di Indonesia

JenisAsalKeterangan
Lele lokal (lele kampung)Clarias batrachus, asli Jawapaling kecil, kini makin jarang
Lele dumbolele Afrika, masuk 1986tumbuh besar, lama mendominasi kolam
Sangkuriangperbaikan genetik lele dumbo, BBPBAT Sukabumivarietas budidaya
Mandalikapersilangan BBI Batu Kumbung, NTBberedar di NTB, NTT, Bali
Mutiaraseleksi empat strain lele Afrikadilepas resmi tahun 2015
Lele lokal berwarna abu gelap dengan sungut panjang beristirahat di dasar akuarium berkerikil, dilihat dari samping
Foto: Vassil / Wikimedia Commons, CC0

Lele lokal atau lele kampung (Clarias batrachus) ukurannya paling kecil. FishBase mencatat panjang maksimumnya 47 cm dan sebaran aslinya di Jawa; lele serupa dari Paparan Sunda di luar Jawa kerap keliru dianggap spesies ini. Di sejumlah tempat ia makin jarang, tergeser lele Afrika yang didatangkan.

Lele dumbo masuk ke Indonesia pada 1986, menurut Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng. Sumber yang sama menyebut Sangkuriang hasil perbaikan genetik lele dumbo oleh BBPBAT Sukabumi, dan Mandalika beredar di NTB, NTT, dan Bali sejak 2014.

Mutiara dilepas lewat Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 77/KEPMEN-KP/2015. KKP menjelaskan Mutiara berasal dari seleksi persilangan empat strain lele Afrika — Mesir, Phyton, Sangkuriang, dan Dumbo — dengan laju pertumbuhan 10–40 persen lebih tinggi daripada jenis lain.

Lele Dumbo Itu Sebenarnya Ikan Apa?

Selama ini lele dumbo umum disebut hibrida lele Afrika (Clarias gariepinus) dan lele Taiwan (C. fuscus) — termasuk di halaman dinas tadi.

Namun tinjauan Bambang Iswanto di jurnal Media Akuakultur (2013) mengindikasikan lele dumbo bukan hibrida, melainkan memang lele Afrika C. gariepinus. Penulisnya menegaskan itu masih indikasi yang perlu dipastikan penelitian lanjutan.

Kalau benar begitu, lele dumbo ikan besar. FishBase mencatat C. gariepinus bisa mencapai 170 cm dan 60 kg, jauh di atas lele kampung yang maksimal 47 cm.

FishBase juga mencatat sejumlah negara melaporkan dampak ekologis buruk setelah lele ini didatangkan. Karena itu, jangan pernah melepas lele sisa kolam ke sungai atau rawa.

Fakta Unik: Bernapas dari Udara dan “Berjalan” di Darat

Lele punya alat napas tambahan di atas insangnya. Menurut makalah genom lele kampung di jurnal BMC Genomics, organ ini terdiri atas ruang suprabranchial, kipas insang, dan organ arborescent — struktur bercabang seperti pohon yang menyerap oksigen dari udara. Banyak tulisan menyebutnya labirin, padahal bentuknya berbeda dari labirin pada gurami dan cupang.

FishBase menggolongkan lele sebagai penghirup udara fakultatif: organ itu dipakai saat air miskin oksigen, sementara di air yang baik ia tetap bernapas dengan insang. Lele kampung bahkan bisa bertahan cukup lama di luar air dan berpindah jarak pendek di darat untuk mencari genangan lain. Dari situlah nama Inggrisnya, walking catfish.

Kemampuan ini membuat lele tahan di kolam padat dan air keruh. Sejumlah ikan hias juga bisa menghirup udara — syarat amannya kami bahas di ikan hias yang bisa hidup tanpa aerator.

Satu lagi: patil, duri keras di sirip dada yang tusukannya sangat nyeri, bahkan pada lele yang sudah mati. Pegang lele dari belakang sirip dada, dan gunting kedua patilnya sebelum menyiangi.

Gizi Lele Ikut Ditentukan Pakannya

Di alam, lele memang pemakan segala: FishBase mencatat lele Afrika memakan serangga, plankton, ikan, tumbuhan, sampai bangkai. Dari situ reputasi buruknya berawal.

Yang jarang dibahas: pakan memang memengaruhi mutu dagingnya. Penelitian Arif Bimantara di Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan (2018) menguji daging lele dari lima pembudidaya dengan cara pemeliharaan berbeda. Lele yang diberi pakan daging ayam, dengan air diganti tiap 3–5 hari, punya protein paling rendah (14,6 persen) dan lemak paling tinggi (5,6 persen), sedangkan lele berpakan pelet campur herbal, dengan probiotik dan air diganti setiap hari, punya protein tertinggi: 17,4 persen.

Kesimpulannya, kualitas air dan pakan memengaruhi komposisi daging lele. Kekhawatiran soal pakan bukan tanpa dasar — hanya saja dampaknya pada mutu daging, bukan pada tanda yang sering dijadikan patokan.

Mitos: Lele Melengkung Saat Digoreng Tanda Makan Kotoran

Anggapan ini keliru. Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB University, Mohammad Mukhlis Kamal, menjelaskan kepada Kompas.com bahwa ikan bertubuh panjang seperti lele dan belut punya daging lunak dan rangka halus, sehingga mudah melengkung kena minyak panas. Menurutnya, jenis pakan sama sekali tidak berpengaruh pada bentuk ikan saat digoreng.

Peneliti ikan air tawar LIPI, Haryono, dalam artikel yang sama menyebut lurus atau bengkoknya lele goreng ditentukan tekstur dan ketebalan daging. Menurutnya, pakan dan air yang makin baik justru membuat daging makin tebal, dan daging tebal mengerut kena panas. Kedua ahli berbeda pendapat soal peran pakan, tapi tidak satu pun menjadikan lengkungan sebagai tanda lele makan kotoran.

Cara Memilih Lele yang Segar

Lele umumnya dijual hidup, jadi cara menilainya sedikit berbeda.

  • Gerakan: pilih yang gesit dan meronta saat diangkat, bukan yang diam mengambang di permukaan.
  • Kulit: utuh, licin mengilap, tanpa luka merah, bercak putih, atau borok.
  • Air penampung: kalau air di ember penjual berbau lumpur tajam, ikannya biasanya ikut berbau.
  • Lele yang sudah mati: mata bening, insang merah segar, daging kenyal saat ditekan, dan tidak berbau busuk.

Cara Mengolah agar Tidak Amis dan Bau Lumpur

Seekor lele goreng utuh berwarna cokelat gelap di atas piring bersama sambal, tempe goreng, kol, kemangi, dan irisan timun
Foto: Gunawan Kartapranata / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Bersihkan lendirnya lebih dulu: lumuri lele dengan garam atau abu gosok, gosok dari kepala ke ekor, lalu bilas sampai kulitnya tidak licin. Perasan jeruk nipis atau air asam jawa sebelum dibumbui membantu mengurangi sisa bau lumpur.

Soal bau lumpur, prinsipnya sama dengan nila dan mujair: yang menentukan adalah air tempat ikan dibesarkan, bukan jenisnya. Penjelasannya ada di beda ikan nila dan mujair.

Olahan paling populer tentu pecel lele: digoreng kering, disajikan dengan sambal, lalapan, dan nasi. Kalau kamu mencari ikan air tawar berdaging putih yang lebih padat, gabus sering jadi pilihan — alasan lain ia dicari kami bahas di ikan gabus: albumin dan kenapa dicari setelah operasi.

Pertanyaan yang Sering Muncul

Apa beda lele lokal dan lele dumbo?
Lele lokal (Clarias batrachus) asli Jawa dan ukurannya lebih kecil. Lele dumbo berasal dari lele Afrika, tumbuh jauh lebih besar, dan kini mendominasi kolam budidaya.

Apakah Sangkuriang dan Mutiara spesies yang berbeda?
Bukan. Keduanya varietas budidaya hasil pemuliaan lele Afrika.

Benarkah lele diberi makan kotoran?
Praktik pakan tiap pembudidaya berbeda. Yang sudah diteliti: pakan dan kualitas air memengaruhi kadar protein dan lemak daging lele. Lengkungan saat digoreng tidak bisa dijadikan tanda lele makan kotoran.

Kenapa lele bisa hidup di air keruh?
Alat napas tambahannya menyerap oksigen dari udara, jadi ia tidak bergantung penuh pada oksigen di dalam air.

Bolehkah lele dilepas ke sungai?
Jangan. Lele Afrika tercatat berdampak buruk bagi ekosistem di sejumlah negara tempat ia didatangkan.

Link will be apear in 3 seconds.

Allell Menulis panduan praktis di Sumber Tips (TV satelit, receiver parabola, set top box), Kepo Indonesia, dan Mataikan. Artikel ditulis dari pengalaman memakai perangkatnya langsung, dengan ketentuan yang dicek ke sumber resmi. Tentang saya: https://www.sumbertips.com/p/about.html

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel