Eksis Di Mata Dunia, Menteri KKP Trenggono Lepas Ekspor Ke 40 Negara


Mataikan - Menteri Trenggono melepas ekspor produk perikanan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia sebagai penanda dimulainya Bulan Mutu Karantina (BMK) 2021.

Ekspor produk perikanan dilepas ke-40 negara di benua asia, eropa, dan amerika.Komoditas produk ini terdiri dari 157 jenis perikanan dengan rincian perikanan hidup,segar, beku, dan produk olahan ikan.

Hal ini di lakukan agar perikanan indonesia dapat eksis di mata dunia, Menteri Trenggono telah memerintahkan seluruh jajarannya untuk memfasilitasi segala kebutuhan pelaku usaha perikanan Baik dalam pendampingan, sertifikasi, profiling potensi pasar, hingga memperkuat peran sebagai quality assurance dari produk yang dihasilkan pelaku usaha.

"Saya meyakini bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kami memotivasi guna memajukan sektor kelautan dan perikanan lebih maju. Terlebih dalam situasi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung,”ujar Trenggono

Sementara itu, untuk pelaku usaha, Trenggono mengimbau agar menerapkan prinsip sanitasi dan higiene yang baik dalam proses produksi. Selain sanitasi dan higiene, pelaku usaha diminta memastikan bahan baku perikanan yang dipakai bukan hasil kegiatan illegal maupun destructive fishing.

Pelepasan ekspor itu diikuti oleh Unit Pelaksana Teknis ( UPT) Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM KHP) di 22 bandara dan 23 pelabuhan laut yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Rina memaparkan, BKIPM Peduli Sosial diantaranya berisi penyediaan produk perikanan yang sehat dan bermutu oleh UPT KIPM melalui penyerahan bantuan kepada masyarakat kelautan dan perikanan. 

Adapun para penerima bantuan tersebut, yakni nelayan, pembudidaya, penampung, supplier, pengolah dan pemasar ikan, serta hasil perikanan, buruh atau karyawan unit pengolah ikan hingga masyarakat lainnya. 

Sementara itu, kata dia, BKIPM Peduli Lingkungan meliputi pelepasliaran ikan endemik dan ikan yang dilindungi, pembersihan pantai dan daerah sentra-sentra perikanan (tangkap, budidaya, dan pasar) dari sampah plastik dan non-organik.

Next Post Previous Post
Related Post
Berita