Begini Seharusnya Ucapan Terima Kasih Yang Tertulis di Skripsiku

Tags

Pasca Ujian Meja © Mata Ikan/Ghamal Wahab

Bab 'Kata Pengantar' pada skripsi akhirnya diganti menjadi 'Ucapan Terima Kasih'. Selama ini penggunaan frasa 'Kata Pengantar' memang tidak begitu pas. 'Kata Pengantar', kurang lebih seperti 'Mau kemana dek ? sini kakak antar'. Tidak pas, iya kan ?

Saya percaya, ucapan terima kasih pada skripsi hanya ditujukan kepada pihak-pihak yang berhubungan langsung dalam penyelesaian tugas akhir tersebut. Garis bawahi; berhubungan langsung.

Karena kepercayaan itu, saya ngotot tidak menulis ucapan terima kasih kepada Dekan dan Wakil Dekan I bidang akademik. Dosen pembimbing saya sepertinya setuju-setuju saja. Beliau tidak memberi coretan apapun pada draft skripsi yang saya setor.

Untuk berjaga-jaga, saya juga membuat ucapan terima kasih sesuai format yang dianjurkan. Sialnya versi ini yang masuk ke skripsi yang telah saya sebar. Ah terkutuk. Padahal hanya di bagian 'Ucapan Terima Kasih' saya merasakan kebahagiaan menulis skripsi.

Melalui postingan ini, saya ingin menyampaikan terimakasih setingi-tingginya kepada berbagai pihak. Ungkapan yang harusnya terprint pada 5 jilid skripsi saya yang sudah tersebar. Terima kasih kepada :

Bapak gagah dan Mama cantik, untuk support, doa dan perhatian. Terima kasih telah menjadi sponsor tunggal beasiswa yang tak pernah macet, walau tanpa seleksi dan tanda tangan kontrak.
Dr. Hilal Anshary dan Dr. Gunarto Latama, duet pembimbing ketje yang super sibuk tapi baik hati.
Diri saya sendiri yang sanggup menyelesaikan semua ini dengan penuh keceriaan.
Rokok untuk setiap inspirasi dan relaksasi selama proses penyelesaian skripsi. Motor yang setia menemani saya mendatangi rumah-rumah dosen pembimbing dan penguji.
80 benih ikan nila salin dan nila gift, yang saya bunuh satu per satu hanya untuk mengambil lembar insang, lendir dan sirip. Saya bisa membayangkan penderitaan mereka ! Sains itu kejam.
Mace Ardi, pemilik kantin Arowana, yang selama tujuh tahun ini menggratiskan saya minum teh. Kadang makan siang gratis. Terima kasih juga sudah sibuk memantau kehadiran saya di kampus.
Bunda Dr. Ir. Siti Aslamyah, MP dan Prof. Yusri Karim. Dua dosen yang hampir setiap hari memonitoring progres penelitian dan skripsi saya. Lihat foto di atas, mereka bahkan tampak lebih bahagia dari kami yang baru saja menyelesaikan ujian meja.
Pak Yulius, pengelola hatchery mini kampus, yang sudah merawat dan memastikan sampel ikan penelitian saya tetap hidup sebelum pengamatan lab dilakukan. 
Muh. Hamzah (BDP 2010), yang mau menemani saya mencari sampel penelitian, melakukan pengamatan sampel dan rela meminjamkan laptop untuk pengetikan skripsi.
Ibu Sriwulan, dosen sekaligus istri pembimbing saya, dan Junaedi (BDP 2010), asisten lab mikrobiologi. Dua orang yang banyak membantu dan mempermudah saya melakukan pengamatan sampel penelitian. Saya betul-betul bahagia saat mendapati mereka berada di dalam lab.
Asiah Zahrah Zainuddin (BDP 2010), yang membantu saya menuliskan hasil pengamatan sampel penelitian di log book. Fadhilah Nur Istiqamah (BDP 2010), junior brengsek, yang setia memberikan informasi keberadaan pak Hilal (dosen pembimbing).
Kak Eddy Hamka (PSP 2001), Syamsul (BDP 2011) dan Widi (BDP 2011). Donatur-donatur yang rela mewakafkan sebagian hartanya untuk membiayai penelitian dan penyelesaian skripsi saya. Dunia tidak pernah kekurangan orang-orang dermawan.
Fuad Fathurrahman Irwan Yusuf (BDP 2010), "The Real Yes Man", yang telah ..... Ah, bantuannya ada di semua proses, dari penelitian sampai jilid skripsi.

Sekali lagi terima kasih, kalian semua keren !

Artikel Terkait

Tuliskan apa saja, pokoknya menulis ! View More