Mungkin Ibu Rektor Yang Cantik Sedang Lelah

Tags

Rektor Universitas Hasanuddin; Dwia Aries Tina

Sebelum menghadap wapres dan menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah, saya membayangkan 'ibu cantik' beserta institusi UNHAS yang dipimpinnya, telah melakukan kajian akademik terkait kenaikan harga BBM. Bukan semata-mata persoalan dukung-mendukung antara adik ke kakak ipar.

Saat menghadap wapres, saya membayangkan 'ibu cantik' tersenyum dan berujar "Aksi demonstrasi mahasiswa UNHAS harus tetap berlangsung". Dan saat mahasiswa UNHAS mulai berdemonstrasi, saya membayangkan 'ibu cantik' membisik aparat "Jangan sekali-kali kalian berlaku represif pada anak-anak ku !". 

Saat anak-anaknya terpancing melakukan tindakan destruktif, saya membayangkan 'ibu cantik' hadir sebagai orang tua yang setia memberi nasihat. Bukan ancaman skorsing, ancaman DO, ataupun sikap acuh dengan menyerahkan penanganannya pada aparat. Sebagai professor di bidang sosiologi konflik ‘ibu cantik’ pasti lebih paham.

Jum'at pagi, saya membayangkan 'ibu cantik' membentuk tim pencari fakta dan bantuan hukum pada kasus yang menimpa profesornya. Bukan untuk membela terduga pelaku kejahatan tapi untuk memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur. Senin malam, saat serangan massa misterius yang merusak berbagai fasilitas kampus. Saya membayangkan 'ibu cantik' ...

Ah sudahlah, mungkin 'ibu cantik' sedang lelah.

Artikel Terkait

Tuliskan apa saja, pokoknya menulis ! View More