Salah Paham Pada Beberapa Nama Organisme Pesisir

Salah Paham Pada beberapa Nama Organisme Pesisir

What's in a name ? That which we call a rose by any other name would smell as sweet, "Apalah arti sebuah nama ? Bau bunga mawar akan tetap harum, meski kita menyebutnya dengan nama lain", kata Shakespeare. Iyalah Shakes. Nama tidak akan merubah unsur intrinsik atau kondisi fisik suatu hal. Saya akan tetap gagah meski dinamai "Fadlan". Kucing akan tetap mengeong meski dinamai "Anjing".

Nama kita gunakan untuk membedakan sesuatu dengan yang lain. Mempermudah identifikasi. Misal saat seseorang menyebut "Rajungan", kita akan mengenali satu spesies kepiting yang hidup di laut. Capit pipih, kaki-kaki panjang dan warna karapas yang bermotif. Dari sini kita bisa membedakan rajungan dengan kepiting jenis lain, seperti Kepiting Bakau.

Tapi prinsip Apalah arti sebuah nama Shakespeare di awal, tak jarang membuat kita menamai sesuatu dengan nyeleneh. Alih-alih mempermudah, penamaan yang nyeleneh malah memunculkan kesalahpahaman yang berkepanjangan. Saya sering mendapati, bahkan mengalami sendiri, kesalahpahaman pada nama organisme tertentu. Berikut beberapa nama organisme tersebut :

Kepiting Kelapa / Ketam Kenari

Kepiting Kelapa / Ketam Kenari

"Mal, apa nama kepiting yang pantatnya besar ?", tanya teman saya. Hah ? Kepiting berpantat besar ? Woi pokemon saja belum pernah ada yang seperti itu. "Ada yah ?" jawab saya singkat. "Sarjana perikanan payah," balasnya sambil menunjukkan foto hewan mirip kepiting yang memiliki pantat besar. "Oh, itu bukan kepiting". Dia mulai ngotot dan berfikir saya mencari pembenaran "Ini kepiting bro, makanya jangan suka bolos kuliah".  Au ah geyap.

Dalam taksonomi hewan, Kepiting Kelapa atau Ketam Kenari berasal dari famili Coenobitidae. Sejenis kelomang dengan nama latin Birgus latroBirgus latro dewasa bakal mati kalau tercebur ke dalam air. Nama Kepiting Kelapa jelas menimbulkan kesalahpahaman. Hewan ini bukan golongan kepiting. Penggunaan nama Ketam Kenari sama anehnya. Birgus latro adalah pemakan kelapa, buah busuk, daun-daunan atau telur penyu. Sama sekali tidak mengenal biji kenari. Apa-apaan.

Rumput Laut dan Lamun

Rumput Laut dan Lamun

Nama rumput laut dan lamun merujuk pada dua tumbuhan laut yang berbeda jenis. Rumput laut tidak memiliki batang, daun dan akar sejati. Tersusun dari bagian menyerupai batang yang disebut thallus dan bagian menyerupai akar yang disebut holdfast. Sedangkan lamun merupakan tumbuhan tingkat tinggi (angiospermae), yang memiliki akar, batang dan daun sejati , seperti tumbuhan pada umumnya.

Kesalahpahaman dimulai saat beberapa orang menyebut lamun sebagai "rumput laut". Mungkin mereka mengira, setiap jenis tumbuhan laut adalah "rumput laut". Jika diperhatikan dengan seksama, lamun memang lebih layak menyandang nama rumput laut. Karena lebih mirip dengan rumput yang tumbuh di darat. Sama-sama memiliki akar, batang dan daun.

Dalam bahasa inggris, lamun disebut sebagai seagrass. Hal ini sering disalahartikan sebagai rumput laut. Padahal bahasa inggris untuk rumput laut adalah seaweed. Persoalan nama rumput laut dan lamun menjadi lebih rumit saat kita berurusan dengan orang-orang yang sok nginggris. "Oh seagrass, itu yang jadi jelly. Dikampung saya banyak yang budidayakan". How Bangke it is.

Artikel Terkait

Tuliskan apa saja, pokoknya menulis ! View More