So We Should Start Revolution From WC

Tags

So We Should Start My Revolution From WC

Dua ratusan tahun sebelum masehi, saat Raja Hiero II menguasai Kerajaan Syracuse (Sisilia, Itali). Hidup seorang ilmuwan nyentrik bernama Archimedes. Akrab disapa Acci', Jika anda pernah menyimak sedikit saja pelajaran fisika dasar, tentu bukan hal yang sulit untuk mengingat kontribusi Acci' merubah arah sejarah peradaban manusia.

Satu waktu, di WC permandian umum, Acci' melompat masuk ke dalam bak mandi. Air baknya meluap. Dia tiba-tiba menyadari telah menemukan sesuatu yang penting. "Benda yang tercebur ke dalam zat cair terdorong ke atas dengan suatu gaya yang besarnya setara dengan berat zat cair yang dipindahkan oleh benda tersebut".

Hal ini belakangan kita kenal sebagai hukum hidrostatika. Berawal dari sini, manusia akhirnya bisa menikmati kapal selam, scuba diving, jet ski, bendungan, rumah terapung hingga sanggup mengeksplorasi minyak di lepas pantai.

Dua abad kemudian. Di kota New York Amerika Serikat, Woody Allen tumbuh menjadi sosok sineas yang serba bisa. Sutradara, aktor, penulis, standup comedian dan klarinetis. Saya selalu gagal membayangkan bagaimana orang lain sanggup menjalani hidup tanpa pernah menikmati film-film kerennya; Sweet and Lowdown ? Annie Hall ? Manhattan ? Interiors ? Love and Death ? Small Time Crook ? Oedipus Wrecks ? Match Point ? Zelig ?

Woody Allen memproduksi karya yang kaya dengan joke-joke cerdas. Kadang diselingi kutipan romantis dan satir sosial sekaligus. Salah satu kutipan favorit saya "I'm not afraid of death. I just don't want to be there when it happens". Poin penting yang perlu dicatat dari proses kreatif Woody Allen adalah ia memungut imajinasi dari ritual khusyuk berjam-jam di dalam WC.
.....

Sampai hari ini saya percaya, WC adalah ruang privat. Ruang menyelenggarakan kebebasan. Karena itu, norma, nilai dan struktur sosial tidak boleh mengintervensi apa yang kita lakukan di dalam sana. Kita bebas berekspresi, berhak mengeluarkan 'you know what' dengan gaya apapun yang kita sukai; jongkok, duduk dll. Hasrat tidak seharusnya direpresi.

Di dalam WC, kita bebas untuk membaca koran dan buku, bebas menyeruput kopi, hingga makan pisang goreng. Teman saya bahkan dengan sengaja melakukan semua hal tadi sambil menatap dan menghirup aroma 'you know what'-nya sendiri. Menjijikan ? ah itu cuma persepsi. Coba katakan, mana yang lebih menjijikan, "makan pisang goreng sambil berak" atau "makan daging dari hasil korupsi" ? Aaauuuhhh.

Saya melakukan riset kecil-kecilan pada 10 orang teman, 5 laki-laki dan 5 perempuan, berusia 19-23 tahun. Saya menanyakan "Apa yang kalian lakukan saat berada di dalam WC ?". Berikut jawaban-jawaban mereka :

  • Cari ide dan inspirasi. Saya tidak tahu secara detail bagaimana prosesnya. Tapi konon, berada di dalam WC merangsang bagian prefrontal lobes dan neocortex pada otak bekerja lebih efektif dan maksimal. Efeknya kita mampu fokus untuk menemukan inspirasi.
  • Mengkhayal. 10 responden melakukannya saat berada di dalam WC. Ada yang berkhayal menikahi Laudya Cynthia Bella, memacari Oppa Song Joong Ki, atau sekedar berkhayal menjadi bantal guling. Bahkan ada juga yang berkhayal menjadi dinosaurus.
  • Menyontek. Modus kebelet dan meminta izin ke WC sering dilakukan banyak orang. 8 responden dengan jujur mengakui, sejak SD sampai kuliah, masih setia menggunakan WC sebagai tempat menaruh dan membuka contekan. 2 responden lain mengaku hanya mengantar teman membuka contekan.
  • Melanjutkan tidur. Hal ini biasanya terjadi pada mereka yang hidup dengan didikan keluarga yang keras atau setidaknya pernah menjadi santri pondok pesantren. 1 responden berujar, kadang saat dibangunkan pagi dini hari, dia akan masuk WC untuk melanjutkan tidur.
  • Bergosip. 5 responden menjawab rutinitas wajib saat berada di dalam WC adalah bergosip. Mereka masuk WC bergerombol, buang air dua menit, lalu ngaca dan bergosip ria sampai sejam. Gosip apa saja. Pokoknya bergosip dan di dalam WC.

Riset ini menunjukkan, WC memunculkan relaksasi dan memicu rasa nyaman dan aman bagi pengunjungnya. Kenyamanan dan keamanan ini bisa diperoleh jika kebersihan WC terjaga. Hal baik hanya akan lahir dari sesuatu yang baik pula. Iya kan ?

Sekedar gambaran, tahun 1994 pemerintah Cina mengeluarkan undang-undang tentang kebersihan WC. Tidak lama berselang, wc-wc seantero Cina perlahan bersih. Dampaknya, Cina berhasil meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya dan menikmati surplus wisatawan asing.

Entah kenapa saya begitu yakin penyelesaian setiap masalah yang dihadapi bangsa ini harus dimulai dari WC. Selamat hari WC sedunia. Bagi yang belum tau, hari ini tepatnya 19 November diperingati sebagai World Toilet Day (WTD). In wc we trust !

Artikel Terkait

Tuliskan apa saja, pokoknya menulis ! View More